IPA TERPADU
Deskripsi:
Klaster mata kuliah Sains Terpadu termasuk STEM di Departemen Pendidikan Sains memperkenalkan mahasiswa pada empat domain ilmiah terdepan; Biofisika, Bioteknologi, Biologi Kanker, dan Nanomaterial, dan berpuncak pada mata kuliah puncak lanjutan tentang Integrasi STEM Interdisipliner dalam Pendidikan Sains. Biofisika mengkaji bagaimana prinsip-prinsip fisika mengatur struktur dan proses biologis (misalnya, interaksi molekuler, biomekanika, termodinamika sistem kehidupan) dan melatih mahasiswa untuk mengubah ide-ide ini menjadi aktivitas kelas berbasis inkuiri dan simulasi. Bioteknologi mengeksplorasi rekayasa genetika, bioteknologi mikroba dan pertanian, aplikasi medis, dan bioetika, sekaligus membimbing mahasiswa untuk merancang skenario pembelajaran STEM berbasis proyek dan studi kasus yang mendukung literasi ilmiah dan sosio-ilmiah. Biologi Kanker berfokus pada mekanisme karsinogenesis, penanda molekuler, faktor risiko, strategi pencegahan, dan pendekatan terapeutik terkini, yang memungkinkan mahasiswa untuk menyusun modul dan kampanye pendidikan kesehatan yang membuat biologi kanker yang kompleks mudah dipahami dalam konteks sekolah dan masyarakat. Nanomaterials memperkenalkan dasar-dasar nanosains, termasuk sintesis, karakterisasi, dan aplikasinya dalam energi, lingkungan, dan kedokteran, serta mendorong mahasiswa untuk merancang eksperimen, model, dan simulasi virtual yang aman dan sesuai usia untuk kelas. Keempat mata kuliah kaya konten ini sengaja dihubungkan dan dikonsolidasikan dalam mata kuliah terakhir, Integrasi STEM Interdisipliner dalam Pendidikan Sains, yang membekali calon pendidik sains dengan perangkat konseptual, pedagogis, dan teknologi untuk menghubungkan domain-domain ini ke dalam pengalaman belajar STEM yang koheren, autentik, dan relevan secara kontekstual.
Mata kuliah ini menekankan penggunaan perangkat digital dan teknologi yang sedang berkembang (misalnya, simulasi, laboratorium virtual, platform visualisasi data, analitik pembelajaran, dan perangkat yang dibantu AI) untuk mendukung pembelajaran yang dipersonalisasi dan kaya akan inkuiri. Mahasiswa menganalisis penelitian empiris tentang pengajaran STEM yang efektif dan menggunakan temuan ini untuk membenarkan keputusan pengajaran mereka. Mereka diharuskan untuk merancang rencana pembelajaran dan sumber daya digital yang berbasis bukti, mudah diakses, inklusif, dan adaptif terhadap beragam latar belakang dan kebutuhan belajar siswa.
Pada akhir Integrasi STEM Interdisipliner dalam Pendidikan Sains, siswa diharapkan dapat menghasilkan portofolio pengajaran STEM yang komprehensif dan berbasis penelitian yang menunjukkan kemampuan mereka untuk memadukan konten ilmiah terdepan dengan pedagogi dan teknologi inovatif, mempersiapkan mereka untuk memimpin pendidikan sains berkualitas tinggi dan berorientasi masa depan di sekolah, universitas, dan konteks pembelajaran masyarakat.
RESEARCH TEAM
|
||
|
Sapti Puspitarini, S.Si., M.Si.
Email: saptipuspitarini@unesa.ac.id Scopus ID: 57191260032
|
Research interests: · Pharmacognosy · Biology Cancer · Immunology Cancer · Basic Bioinformatics · Biotechnology
|
|
Mohammad Budiyanto, S.Pd., M.Pd.
Email: mohammadbudiyanto@unesa.ac.id Scopus ID: 57195515198
|
Research interests: · Biophysics · Optics · Electricity
|
|
Fasih Bintang Ilhami, S.Kep., M.T., Ph.D.
Email: fasihilhami@unesa.ac.id Scopus ID: 57217535161
|
Research interests: · Nanomedicine, · Nanomaterials · Biomaterial, · Supramolecular Micelles and Biophysics |


