Mahasiswa Pendidikan IPA Unesa Laksanakan Internasional Student Mobility di Malaysia
Surabaya - Dua mahasiswa dari Program Studi S1 Pendidikan IPA Universitas Negeri Surabaya (Unesa) telah mengukir prestasi membanggakan dengan mengikuti program International Student Mobility 2025 di Malaysia. Durriyatus Salsabila akan menjalani internship di Permai, Penang, sementara Nur Lailatul Maghfiroh melaksanakan Teaching Assistantship di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL).
Program ini merupakan bagian dari upaya Unesa dalam memperluas wawasan dan pengalaman mahasiswa melalui kerja sama internasional. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman akademik, tetapi juga kesempatan untuk memahami budaya dan sistem pendidikan di negara lain.
Durriyatus Salsabila: Internship di Permai, Penang
Durriyatus Salsabila, mahasiswa semester enam, terpilih untuk mengikuti internship di Permai, sebuah institusi pendidikan di Penang, Malaysia. Selama program berlangsung, Durriyatus terlibat dalam berbagai kegiatan pembelajaran, termasuk asistensi pengajaran dan pengembangan kurikulum. Pengalaman ini memberikan kesempatan baginya untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari di Unesa dalam konteks internasional.
"Saya merasa sangat beruntung dapat mengikuti program ini. Banyak hal baru yang akan saya pelajari, terutama dalam hal metode pengajaran dan pendekatan kepada siswa yang berbeda dengan di Indonesia," ujar Durriyatus.
Nur Lailatul Maghfiroh: Teaching Assitantship di SIKL Malaysia
Sementara itu, Nur Lailatul Maghfiroh mendapatkan kesempatan sebagai Teaching Assistantship di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Di sana, ia membantu dalam proses pembelajaran, khususnya dalam mata pelajaran IPA. Peran ini memberikan pengalaman berharga dalam memahami dinamika pengajaran di lingkungan sekolah internasional yang tetap mempertahankan kurikulum Indonesia.
"Menjadi bagian dari SIKL akan memberikan saya perspektif tentang bagaimana pendidikan Indonesia diterapkan di luar negeri. Saya belajar banyak tentang adaptasi kurikulum dan pendekatan pengajaran yang efektif," kata Nur Lailatul.
Dukungan dan Harapan dari Unesa
Keberhasilan kedua mahasiswa ini tidak lepas dari dukungan penuh Unesa dalam mendorong mahasiswa untuk meraih pengalaman internasional. Program International Student Mobility menjadi salah satu strategi Unesa dalam mempersiapkan lulusan yang kompeten dan siap bersaing di kancah global.
"Kami sangat bangga dengan pencapaian Durriyatus dan Nur Lailatul. Mereka telah menunjukkan bahwa mahasiswa Unesa mampu beradaptasi dan berkontribusi di lingkungan internasional. Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya," ujar Prof. Erman, Koordinator Program Studi.
